Menuju New Normal Transportasi Umum DKI Jakarta Menyesuaikan PSBB Transisi

transportasi umum

Transportasi Umum DKI Jakarta – Menuju New Normal atau Normal Baru, DKI Jakarta memperpanjang PSBB transisi dari 5 Juni 2020 sampai dengan akhir Juni Mendatang. Ketentuan tersebut tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 51 Tahun 2020 tentang PSBB pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman, dan Produktif.

Pengendalian moda transportasi umum sesuai dengan tahapan masa transisi kendaraan bermotor pribadi berupa sepeda motor dan mobil beroperasi dengan prinsip ganjil genap pada kawasan pengendalian lalu lintas,” bunyi Pasal 17 Bab VI Pergub Nomor 51.

transportasi umum

Pada Pasal 18, kendaraan roda dua dan roda empat bernomor ganjil hanya bisa melintas di ruas jalan pada tanggal ganjil. 

Sementara itu, kendaraan roda dua dan roda empat dengan plat genap hanya boleh melintas di ruas jalan pada tanggal genap.

“Nomor plat sebagaimana dimaksud merupakan angka terakhir dari nomor plat kendaraan bermotor roda empat dan roda dua,” ucap Anies dalam pergubnya.

Namun pengendalian ganjil genap ini dikecualikan untuk beberapa kendaraan khusus seperti pemadam kendaraan, ambulance, kendaraan Pimpinan Lembaga Tinggi Negara Republik Indonesia, kendaraan untuk memberikan pertolongan pada kecelakaan lalu lintas, kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing serta lembaga internasional yang menjadi tamu negara.

Lalu kendaraan dinas operasional ber plat dinas, kendaraan pejabat Negara,  Kepolisian dan TNI.

Selain itu kendaraan angkutan barang, angkutan umum, tidak termasuk double cabin, kendaraan dengan kepentingan tertentu menurut lembaga kepolisian.

Kemudian, kendaraan pengangkut uang (Bank Indonesia, antarbank, pengisian ATM) dengan pengawasan kepolisian, dan angkutan roda dua atau roda empat berbasis aplikasi yang memenuhi persyaratan berdasarkan keputusan Dinas Perhubungan.

Layanan operasional untuk transportasi umum akan mengalami perubahan dan yang paling terlihat adalah jam operasional dan frekuensi layanan.

transportasi umum
Penumpang berada di dalam MRT Jakarta, di Jakarta, Senin (6/4/2020). Pasca diterbitkannya Permenkes tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka Percepatan Penanganan COVID-19, moda transportasi MRT, KRL, LRT, dan Transjakarta mulai dilakukan pembatasan armada dan jam operasional. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/hp.

Jumlah Penumpang Dibatasi

untuk jumlah penumpang, Dishub DKI mengatur kapasitas penumpang akan menampung sampai dengan 50 persen dari kapasitas. Kemudian juga protokol kesehatan, sama seperti saat PSBB tahap 1 dan 2 tetap akan diterapkan secara ketat. Penumpang memakai masker, mencuci tangan, dan suhu tubuh dicek, serta menerapkan jaga jarak aman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Call : 08111098089
WhatsApp : 08111098089